RESISTENSI ORGANISASI TERHADAP IMPLEMENTASI ONE STOP SERVICE PENERIMAAN MAHASISWA BARU BERBASIS DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.5281/y46azm45Keywords:
transformasi digital, tata kelola, Efektivitas, Efisiensi, integritas data, standardisasi prosesAbstract
Transformasi digital dalam penerimaan mahasiswa baru diarahkan untuk membangun layanan yang terintegrasi, sederhana, cepat, efektif, dan efisien melalui model One Stop Service. Namun, implementasinya menghadapi dinamika organisasi yang dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara desain layanan dengan praktik penyelenggaraan di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk resistensi organisasi dan dampaknya terhadap implementasi layanan penerimaan mahasiswa baru berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui kondensasi data, kategorisasi, pengodean, identifikasi tema, analisis hubungan, serta triangulasi dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakkonsistenan kebijakan, perubahan tampilan dan sistem, gangguan akses layanan, fitur yang tidak berfungsi, ketidakstabilan jaringan, inkonsistensi metadata administrasi, data ganda dan hilang, serta perubahan dashboard yang belum sepenuhnya berorientasi pada pengguna. Kondisi tersebut mengganggu integrasi sistem, data, dan proses sehingga berdampak pada efektivitas, efisiensi, dan pengalaman pengguna. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola, konsistensi kebijakan, standardisasi proses, integritas data, keandalan sistem, dan orientasi pengguna diperlukan untuk menjamin keberlanjutan layanan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farid Yusuf Nur Achmad, Muhammad Ghufron Nur Achmad (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


