PENGARUH VARIASI SUDUT KELUAR UDARA NOSEL TERHADAP KINERJA PEMBAKARAN KOMPOR OLI BEKAS
DOI:
https://doi.org/10.5281/8gmpfq36Keywords:
kompor oli bekas, nosel, sudut keluar udara, laju konsumsi bahan bakar, efisiensi pembakaranAbstract
Oli bekas merupakan limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif, tetapi karakteristik pembakarannya dipengaruhi oleh kualitas pencampuran udara dan bahan bakar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi sudut keluar udara nosel terhadap kinerja kompor oli bekas dan menentukan sudut yang memberikan kinerja terbaik. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan one-factor experimental design. Variabel bebas berupa sudut keluar udara nosel 0°, 30°, 45°, dan 60°, sedangkan parameter kinerja yang diamati meliputi volume bahan bakar terpakai, waktu pendidihan 10 liter air, laju konsumsi bahan bakar, dan efisiensi pembakaran. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Dayanu Ikhsanuddin dengan bahan bakar oli bekas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut 30° memberikan kinerja terbaik, dengan volume bahan bakar terpakai rata-rata 251,61 cc, waktu pendidihan 29,82 menit, laju konsumsi 0,000125 kg/s, dan efisiensi pembakaran 29,79%. Dibandingkan variasi lainnya, sudut 30° menghasilkan konsumsi bahan bakar dan waktu pendidihan terendah serta efisiensi tertinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa geometri arah keluaran udara pada nosel merupakan parameter penting dalam optimasi proses pembakaran kompor oli bekas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Iqbal Achmad, La Baride, Fatmawati Saleh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


